Cara membuat analisis bisnis untuk pertumbuhan usaha

Cara membuat analisis bisnis untuk pertumbuhan usaha

posted in: Entrepreneurship, Tips | 0

Cara membuat analisis bisnis secara sederhana dan mudah. Analisis bisnis mutlak diperlukan untuk rencana pertumbuhan usaha.

Melanjutkan postingan artikel sebelumnya tentang diagnosis perusahaan berdasarkan analisis SWOT, bersama ini dipaparkan analisis yang berkaitan dengan:
A. Mendiagnosis posisi usaha bisnis
B. Tentukan prioritas perbaikan sistem dan prosedur
C. Pilih strategi solusi berdasarkan prioritas
D. Membuat rencana pertumbuhan usaha bisnis

Cara membuat analisis bisnis
Cara membuat analisis bisnis

Paparan singkat atas butir-butir tersebut di atas adalah sebagai berikut :

A. Mendiagnosis posisi usaha bisnis.
Lakukan diagnosis atau analisis bisnis secara terukur, Tentukan posisi usaha bisnis anda saat ini. Misalkan, setelah beberapa tahun didirikan, usaha bisnis anda saat ini pada posisi sedang tumbuh kembang. Tanda-tanda tumbuh kembangnya usaha bisnis terlihat dari sebagian besar waktu anda tersita untuk membenahi dan menyelesaikan problem semua unsur utama di perusahaan.

A.1. Mengalami hambatan pasokan produk yang menjadi komoditas utama perusahaan. Sering mengalami jumlah pasokan yang tidak sesuai dengan jumlah permintaan pasokan yang diajukan.

A.2. Mengalami kesulitan di dalam mengatur skejul pengiriman produk yang dipesan oleh pelanggan. Kesulitan ini terjadi karena jumlah armada pengiriman yang terbatas. Kapasitas armada kendaraan untuk pengiriman sudah optimal. Sedangkan untuk menambah armada kendaran pengiriman diperlukan dana investasi yang cukup signifikan.

A.3. Mengalami problem pengaturan cashflow (arus kas) untuk operasional usaha bisnis, yakni untuk pengadaan/pembelian stok/persediaan barang dagangan. Meningkatnya permintaan barang dari Pelanggan menyebabkan stok barang dagangan harus ditambah. Konsekuensi logisnya adalah modal kerja perlu ditambah. Sementara itu, modal kerja sendiri sudah habis untuk pengembangan usaha bisnis.

A.4. Di sisi lain, perolehan Laba usaha yang dihasilkan dari operasi perusahaan tidak sebanding dengan tingkat pengorbanan waktu yang dihabiskan dan pikiran yang terkuras untuk mengelola hambatan yang dialami perusahaan.

B. Tentukan prioritas perbaikan sistem dan prosedur.
Sebagai owner suatu usaha bisnis, anda dituntut untuk membuat analisis bisnis yang komperhensif. Anda wajib membuat rancangan aksi untuk perbaikan problem perusahaan, akibat berkembangnya usaha bisnis. Buatlah analisis bisnis untuk menentukan prioritas perbaikan, antara lain:

B.1. Melakukan evaluasi sistem dan prosedur pengadaan barang dagangan yang sedang berjalan. Benahi titik-titik kritis sistem pengadaan barang dagangan kepada Pemasok Utama. Kemudian tentukan sistem dan prosedur pengadaan barang yang baru.

B.2. Pembenahan dan pengaturan jadwal pengiriman pesanan pelanggan agar efisien dan efektif. Apabila memungkinkan, dibuat jadwal pengiriman berdasarkan  rayon. Dengan begitu tercipta jadwal pengiriman barang yang efektif dan efisien.

B.3. Menyuntik modal kerja yang diperlukan. Modal kerja digunakan untuk menambah stok barang dagangan agar tercipta Persediaan Minimum Barang Dagangan (Iron Stock) untuk 2-3 hari pengiriman barang.

C. Pilih strategi solusi berdasarkan prioritas.
Setelah diagnosis usaha bisnis dan identifikasi perbaikan sistem prosedur diketahui, tiba saatnya menentukan strategi solusi yang diurutkan berdasarkan prioritas. Contoh kasus adalah perusahaan Agen AQUA Betiga Klaten. Pada waktu itu penulis mengambil langkah-langkah sebagai berikut.

C.1. Mengajukan permohonan menambah pasokan produk kepada Principal AQUA Danone, tentang ijin mendatangkan pasokan produk dari beberapa sumber. Yakni: dari Distribution Center (Depo) Solo, Distributor AQUA Danone wilayah Solo dan wilayah Yogyakarta.

C.2. Melakukan penambahan armada kendaraan bermotor jenis Pick Up melalui skema Leasing. Serta merekrut Karyawan baru untuk mengatasi hambatan pengiriman produk AQUA kepada para Pelanggan.

C.3. Mengajukan permohonan pendanaan modal kerja kepada Bank untuk memperkuat struktur keuangan. Dengan demikian perusahaan dapat mencukupi Persediaan Barang Dagangan berupa Iron Stock (Persediaan Barang Dagangan untuk 2-3 hari).

D. Membuat rencana pertumbuhan usaha bisnis.
Tahap akhir dari analisis bisnis adalah membuat rencana pertumbuhan perusahaan. Rencana pertumbuhan bisnis yang diklasifikasikan dalam bentuk pertumbuhan jangka menengah dan jangka panjang. Langkah-langkah analisis bisnis yang menyangkut strategi aksi sebagai berikut:

D.1. Merancang strategi penetrasi pasar untuk meningkatkan volume penjualan barang dagangan. Strategi marketing untuk menciptakan Pelanggan loyal, yakni dengan cara meningkatkan standar pelayanan kepada Pelanggan.

D.2. Merancang penataan sistem dan prosedur agar koordinasi antar fungsi managerial di perusahaan dapat berjalan efisien dan efektif. Dan pada akhirnya untuk mencapai tujuan kepuasan semua stake holders perusahaan.

D.3. Merancang sistem pelaporan yang informatif agar data semua aspek perusahaan selalu up to date. Dan data tersebut dapat digunakan sebagai tools pengambil keputusan yang cepat dan akurat.

Demikian sharing artikel tentang cara membuat analisis bisnis untuk pertumbuhan usaha. Simak terus informasi terbaru dan program promo di Facebook Betiga Klaten.

Leave a Reply