Analisis SWOT untuk mengembangkan bisnis

Analisis SWOT untuk mengembangkan bisnis

posted in: Bisnis, Tips | 0
Analisis SWOT untuk mengembangkan bisnis
Analisis SWOT untuk mengembangkan bisnis

Analisis SWOT (Strength Weakness Opportunity Threat) merupakan salah satu alat yang diperlukan ketika anda ingin mengembangkan bisnis yang dikelola agar lebih besar lagi.

Berikut penulis akan merangkum jawaban pertanyaan dari beberapa pembaca blog tentang Analisis SWOT bisnis distribusi produk Aqua Danone dan LPG Pertamina.

Menyadari kemampuan akademis yang kurang memadai, maka jawaban yang diberikan mengacu pada pengalaman penulis ketika mengikuti pelatihan untuk UMKM yang diselenggarakan oleh CEFE (Competency based Economies through Formation of Enterprise), yakni saat mendapatkan tugas untuk menyajikan diagnosis kesehatan perusahaan yang dikelola.

Analisis SWOT adalah kajian dari berbagai faktor Internal maupun Eksternal secara sistematis. Yaitu sebagai alat untuk menentukan dan mengevaluasi strategi pengembangan perusahaan bisnis.
Analisis SWOT dilandasi oleh nalar agar wirausahawan bisa mengoptimalkan “Kekuatan” (Strength) dan “Peluang” (Opportunity),.Dan pada waktu yang bersamaan wirausahawan dapat meminimalkan “Kelemahan” (Weakness) serta “Ancaman” (Threat) yang dimilikinya.

Faktor-faktor yang berasal dari Internal Perusahaan disebut : Strength dan Weakness. Sedang faktor-faktor yang berasal dari Eksternal Perusahaan disebut : Opportunity dan Threat.

Saat ini pengembangan perusahaan diselaraskan dengan Analisis SWOT yang dibuat pada saat mengikuti pelatihan CEFE tersebut, antara lain :

1. Kelemahan modal kerja diatasi dengan penambahan plafon Kredit Modal Kerja (KMK) dari Bank. Dan pendanaan berupa KMK yang diambil untuk pembiayaan modal kerja adalah KMK jenis Revolving (Pinjaman Rekening Koran)

2. Keterlambatan pasokan produk Aqua Danone jarang terjadi, karena saat ini produk dikirim langsung dari Pabrik AQUA. Serta pembuatan DO (Delivery Order) berlaku untuk periode satu bulan.

3. Pasokan LPG Pertamina sebelumnya tergantung pada dua Agen LPG saja. Untuk saat sekarang ini sudah ada penambahan menjadi tiga Agen. Sehingga sekarang total menjadi lima Agen LPG yang memasok LPG Pertamina.

4. Untuk menghadapi ancaman persaingan usaha bisnis, maka pelayanan dan kecepatan pengiriman produk kepada para konsumen Pelanggan lebih ditingkatkan.

5. Peluang ekstensifikasi penjualan produk sudah dilaksanakan, yakni terhitung bulan Juni 2008 sudah menjadi Pangkalan LPG Pertamina kemasan 3 Kg. Pada waktu itu, Pemerintah sedang menggalakkan program konversi dari minyak tanah ke Gas LPG 3 Kg. Program konversi untuk mengurangi subsidi BBM bagi masyarakat.

Dengan menggunakan Analisis SWOT yang sederhana dan tidak rumit, ternyata perusahaan bisnis dapat berkembang dengan baik.
Semoga bermanfaat bagi pembaca blog yang budiman. Salam wirausaha Indonesia.

Leave a Reply